Saturday, May 8, 2010

Sejarah Singkat Komputer

Komputer Generasi Tabung Hampa

Electronic Numerical Integrator And Computer (ENIAC), merupakan komputer tabung vakum generasi pertama di dunia yang dibuat dan dirancang dibawah pengawasan John Mauchly dan John Presper Eckert di Universitas Vensilvania yang digunakan untuk kebutuhan umum. ENIAC mempunyai berat 30 ton, volumenya 15.000 kaki persegi, berisi 18.000 tabung vakum, membutuhkan tenaga listrik 140 K watt, mampu melakukan 5000 penambahan/detik. Memory ENIAC terdiri dari 20 acumulator dan setiap accumulator mampu menampung 10 digit bilangan desimal
Von Neumann melakukan rancangan stored program concept yang dikenal dengan IAS yang menjadi prototype bagi komputer untuk keperluan umum yang ada sekarang. Struktur utama komputer IAS ini terdiri dari :
- Main Memory : menyimpan data atau instruksi-instruksi
- ALU : memiliki kemampuan mengoperasikan data biner
- Control Unit : melakukan interprestasi instruksi-instruksi di dalam memori
dan menyebabkannya instruksi instruksi itu di eksekusi.
- Peralatan I / O : peralatan ini di operasikan oleh kontrol unit.

Baik Control Unit maupun Alu berisi lokasi-lokasi penyimpanan yang disebut register
- Memory Buffer Register (MBR)
- Instruction Register (IR)
- Instruction Buffer Register (IBR)
- Program Counter (PC)
- Acumulator (AC) dan Multiplier Quotiens (MQ)

Komputer IAS beroperasi secara Repetitif membentuk siklus instruksi. Komputer IAS memiliki 21 buah instruksi yang dapat dikelompokan sebagai berikut :
• Data Transfer : memindahkan data antara memori dengan register-register ALU atau antara dua register ALU
• Uncoditional Branch : Biasanya control unit mengeksekusi instruksi-instruksi didalam urutan memori. Urutan ini dapat diubah dengan instruksi pencabangan guna memudahkan operasi repetitive.
Conditional Branch : Cabang dapat diubah tergantung pada suatu persyaratan, jadi memungkinkan titik keputusan.
• Arithmetic : Operasi-operasi yang dibentuk oleh ALU
• Address Modify : Memungkinkan alamat-alamat untuk dikomputasi di dalam ALU dan kemudian disisipkan kedalam instruksi-instruksi yang disimpan di dalam memori. Hal ini memungkinkan fleksibilitas alamat yang tinggi pada program



BACA ARTIKEL YANG LAIN